Entrepreneurship, Travel

Tips mencari dan memanage klien bagi para freelancer

Untuk beberapa waktu dulu aku sempat menjadi freelancer untuk berbagai bidang, dari personal assistant, blogger, website developer ataupun jadi agent property freelancer sempat aku jabani. Walaupun bentuk pekerjaannya berbeda beda, setiap freelancer pasti akan berurusan dengan klien. Berikut adalah tips-tips apa saja untuk mendapat dan memanage klien bagi para freelancer.

1. Mulai dari koneksi pribadi

Sebagai freelancer, kamu harus aktif mencari klien. Ada beberapa website seperti Upwork, Freelancer atau Sribulancer yang mana situs tersebut adalah situs marketplace antara si freelancer dengan orang-orang yang mau mencari klien (bisa jadi perusahaan atau orang). Tapi dari pengalamanku, situs-situs tersebut bagus untuk mencari tau apa saja pekerjaan yang lagi in demand atau yang dibutuhkan oleh orang-orang, tapi gak selalu cocok untuk mencari klien, karena kamu bersaing dengan jutaan orang di dunia. 

Lalu mencari klien dari mana dong? Dari pengalamanku, sebaiknya kamu mencari klien lewat koneksi sendiri. Coba kontak orang-orang terdekatmu dulu. Apakah itu teman, saudara, pacar, atau orang-orang yang ada di Facebook, kamu harus aktif PDKT dengan mereka dengan menginformasikan kalau kamu sedang mencari klien untuk keahlianmu. Kalau mereka tidak membutuhkan keahlianmu, follow up dengan bertanya kira-kira apakah mereka tau ada dari koneksi mereka yang membutuhkan keahlianmu. Atau bisa juga kamu buat itu sebagai request terbuka “kalau ada yang butuh, kabarin ya!”. Proses ini memakan waktu yang cukup lama, tapi jika kamu konsisten, klien pasti datang. 

2. Follow up, follow up, follow up!

Banyak orang yang selalu mengeluh kalau mereka tidak bisa jualan, atau mereka sudah berupaya dengan menggunakan social media tapi hasilnya tetap nol. Kunci dari jualan adalah follow up! Sebagai freelancer follow up itu penting banget. Kalau terakhir kali kamu kontak si A dan bilang mereka tidak tertarik, coba kontak lagi mereka bulan depan. Kamu bakal kaget betapa efektifnya memfollowup calon klienmu.

Karena memfollow up itu amat penting, maka kamu harus disiplin dalam mencari kontak si calon klien. Apakah itu email atau nomor Whatsapp. Data tersebut adalah harta berharga. Setelah mendapatkan kontak, selanjutnya adalah disiplin dalam menentukan waktu yang tepat untuk memfollow up.

3. Komunikasi yang tepat dan realistis

Menjadi freelancer kamu akan dituntut untuk berkomunikasi dengan tepat kepada calon klien mu, karena kalau komunikasi tidak tepat maka bisa-bisa kita yang dirugikan, terutama dalam membahas brief. Brief adalah poin poin apa yang dibutuhkan oleh klien mu. Yang perlu dibahas dalam brief adalah sebagai berikut:

Pekerjaan apa saja yang dibutuhkan oleh klien mu?

Ini poin yang sangat dasar tapi terkadang tidak semua klien tau apa yang sebenarnya mereka butuhkan. Tugas seorang freelancer adalah seperti konsultan. Freelancer kudu pinter pinter mencari tau apa yang dibutuhkan si klien dan batasan batasan seperti apa yang freelancer bisa berikan.

Pekerjaan apa saja yang terkait tapi TIDAK dibutuhkan oleh klienmu

Berkaitan dengan poin diatas, sebagai freelancer kamu juga harus tau pekerjaan apa yang tidak dibutuhkan dari kamu. Terkadang freelancer suka memberikan tambahan tambahan yang tidak perlu, yang malah membuat pekerjaan makin lama untuk diselesaikan.

Berapa waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut

Sebagai freelancer, waktu adalah uang. Jadi kamu harus pintar-pintar mengetrack waktu yang kamu gunakan untuk menyelesaikan suatu proyek. Banyak apps seperti Time Doctor, Top tracker yang bisa kamu gunakan untuk memge-track waktu yang kamu pakai untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Tips ku adalah selalu mengambil filosofi “Underpromise, Overdeliver” (Janji sedikit, aksi berlebih)  Jadi kalau kamu bisa menyelesaikan suatu pekerjaan dalam waktu 1 jam, selalu berikan janji waktu 1 hari. Kalau itu 1 minggu, berikan janji 2 minggu. Karena kamu harus menghitung kemungkinan kemungkinan yang bisa terjadi, dan jika kamu menyelesaikan sebelum deadline, wah poin tambahan dari klienmu.

Berapa upah yang kamu ekspektasikan dari klien dan bagaimana sistem pembayarannya

Sebagai freelancer waktumu sangat berharga. Jadi kamu harus tau berapa harga dari waktumu tersebut. Harga tersebut harus dilihat dari kompleksitas pekerjaan yang diberikan oleh klien dan juga kemampuan yang bisa kamu berikan. Nah situs-situs seperti Upwork ini berguna sebagai tempat ukur harga dan nilai dari suatu proyek. Tips yang pertama adalah kamu harus memecah proyek tersebut dengan hitungan jam, kedua, kamu harus melihat harga pasar dari jenis pekerjaan yang diberikan. Selain itu sistem pembayaran juga harus di informasikan dari awal. Apakah kamu akan meminta deposit terlebih dahulu? atau kamu meminta pembayaran full di depan. Selain itu juga berikan informasi tambahan seperti penundaan atau pembatalan kerja. Kamu harus mengecek apakah klien kamu paham atas kewajiban kewajiban yang harus mereka penuhi sebelum bekerja bareng denganmu. 

Berapa banyak revisi maksimal yang akan kamu berikan kepada klien

Tergantung jenis proyek yang diberikan oleh klien, sebagai freelancer kamu harus ketat untuk memberikan batasan revisi, terutama jika pekerjaan kamu terkait dengan desain. Maka dari itu brief sangat penting supaya kamu tidak terjebak mengerjakan pekerjaan yang sama untuk waktu yang sangat lama.

4. Jadi manusia yang baik

Seperti pepatah “karena nila setitik, rusak susu sebelanga” Sebagai freelancer, reputasi mu adalah modal utama untuk mendapatkan klien selanjutnya. Setelah menjadi freelancer untuk waktu yang lama, aku sadar bahwa inti dari bisnis adalah menjadi manusia yang baik.

Datang tepat waktu

Tidak penting kalau kamu adalah anak milyuner atau bukan. Klien akan menghargai jika kamu datang tepat waktu. Klien menghire jasa kamu karena kalian bisa menghemat waktu mereka. Jadi jika kalian sering datang terlambat, itu adalah indikasi bahwa kalian bukan orang yang bisa memanage waktu dengan baik

Menepati janji

Jika kamu berjaji akan mengirimkan draft hari kamis, pastikan bahwa hari kamis draft tersebut kamu kirim. Jadi manusia yang baik adalah manusia yang berintegritas. 

Peduli terhadap sesama

Posisikan diri kalian di posisi si klien agar kalian mengerti apa saja yang mereka butuhkan. Peduli juga berarti responsive dengan email, berikanlah update sebelum kalian dikejar kejar oleh klien.

Teliti

Klien menghire jasa kamu karena mereka percaya akan skill yang kamu miliki, jadi jangan harap jika klien tersebut bisa membimbing kamu dan memastikan bahwa pekerjaan telah dilakukan secara benar. Sebagai seorang freelancer, kamu perlu teliti dalam menyelesaikan tugas, karena kamu adalah seorang expert