Pikiran

4 Langkah Membuat Personal Goal Setting

Jika kamu menginginkan sesuatu, selain bekerja dan berdoa untuk mendapatkan apa yang kamu mau, kamu juga harus menuliskan apa yang kamu mau. Melalui artikel ini aku akan menjelaskan 4 langkah membuat personal goal setting.

Sewaktu aku duduk di bangku kuliah, aku belajar tentang Personal Goal Setting. Ini adalah metode untuk memudahkan kita untuk mencari tau apa yang kita mau dan bagaimana kita dapat mencapai apapun yang kita inginkan. Sebagai contoh sewaktu aku bekerja di perusahaan startup di Bali aku mendesain PGS bersama career coach ku. Tak disangka melalui PGS ini semua jadi kenyataan dari pergi jalan jalan ke Eropa, buka bisnis sendiri sampai ketemu compañero.

Jadi bagaimana caranya membuat Personal Goal Setting?

Langkah 1: Intention dan Meditasi 

Keputusan terbaik kita buat disaat pikiran kita tenang. Carilah tempat yang tenang dan di lingkungan yang nyaman. Rilekskan badan, kalau kamu ingin memutar musik juga boleh, sebaiknya musik yang menimbulkan suasana tenang tanpa adanya lirik. Gunakan kesempatan ini untuk membayangkan dirimu yang sudah berusia 80 tahun dan kamu melihat kebelakang. Coba untuk merefleksikan pertanyaan berikut sambil memvisualisasikan dalam pikiranmu

  1. Kehidupan seperti apa yang ingin aku bentuk?
  2. Disaat aku tua nanti, aku ingin diingat sebagai orang seperti apa?
  3. Prestasi dan pencapaian apa saja yang ingin kamu dapat?
  4. Jika uang bukan masalah, apa saja barang yang ingin kamu miliki sesuai dengan impian kamu?

Ini adalah ruang bebas, jangan ragu untuk menjawab pertanyaan ini dalam hati sejujur-jujurnya. Kamu tidak perlu mengikuti template ekspektasi orang-orang. Yang kamu harus ikuti adalah kata hatimu.

Dalam menjawab pertanyaan ini fokuskan dengan apa yang kamu inginkan. Hindari menggunakan kata negative seperti “bukan, tidak, jangan”. Contohnya, daripada berfikir “aku tidak mau menjadi orang miskin”, gunakanlah kata yang positif seperti “aku ingin menjadi orang kaya”.

Langkah 2: Tulis 

Dari pertanyaan diatas, tuliskan 3 milestones atau pencapaian yang ingin kamu peroleh sebelum kamu berumur 80 tahun. Untuk menulis milestone ini kamu harus spesifik dan berdasarkan waktu (time-based). Akan lebih baik lagi jika kamu menggunakan SMART Planning.

Semisal salah satu milestone mu adalah “keliling Eropa” akan lebih powerful kalau kamu menulis milestone ini menjadi “Mengunjungi 5 negara di Eropa terutama Jerman, Belanda, UK, Yunani, Italia sebelum tanggal 31 Desember 2019”.

Semakin spesifik milestonemu semakin baik. Perhatikan baik baik kata-kata yang kamu gunakan dalam milestonemu. Cari tahu makna kata tersebut untuk dirimu pribadi. Sebagai contoh, jika kamu menulis “aku ingin menjadi orang kaya”, apa makna “kaya” untuk dirimu pribadi. Apakah memiliki barang-barang mewah? apakah memiliki angka penghasilan tertentu? apakah memiliki gaya hidup tertentu. Tiap orang punya definisi masing-masing. Semakin spesifik, semakin bagus.

Langkah 3: Vision Board (Opsional) 

Jika kamu adalah orang visual, maka kamu juga bisa membuat vision board. Yang kamu perlu persiapkan adalah

  • Majalah bekas
  • Karton
  • Gunting
  • Lem
  • Glitter (opsional)

Prosesnya sama, setelah kamu menulis milestone tersebut, carilah gambar dari majalah bekas yang bisa merepresentasikan milestone kamu. Gambar tidak harus spesifik, yang penting adalah gambar tersebut dapat meng-capture impian kamu dimasa depan. Kamu bisa menggunakan kata-kata atapun gambar atau symbol yang dapat merepresentasikan milestone tersebut.

Salah satu vision board yang aku buat © Dea Rezkitha

Langkah 4: Lupakan

Setelah menulis dan memvisualisasikan milestone mu, langkah selanjutnya adalah untuk melupakan apa yang kamu sudah tulis.  Dengan membuat milestone ataupun vision board kamu telah memprogram diri kamu untuk mencapai milestone – milestone tersebut. Kini saatnya kamu fokus bekerja untuk mencapai milestone tersebut. Kenapa harus dilupakan? karena kita cenderung akan terpaku dengan cara untuk mencapai milestone tersebut daripada milestone itu sendiri

Anggap saja kamu mengendarai sepeda motor dengan tujuan ingin menuju ke pantai. Anggap pantai adalah milestone dan jalan yang kamu tempuh adalah cara untuk menuju ke milestone tersebut. Untuk menuju ke pantai mungkin kamu sudah mempelajari rute yang akan kamu tempuh. Tapi dalam perjalanan menuju ke pantai pasti akan banyak kejadian yang akan kamu hadapi. Mungkin saja tiba tiba ada perbaikan jalan dan kamu harus mengambil rute lain, atau tiba tiba ban sepeda motor mu kempes dan kamu harus menambal di bengkel yang jaraknya 1km ke belakang.

Sama seperti kehidupan kita tidak pernah dapat memastikan “cara” yang akan kamu tempuh untuk mendapatkan “tujuan”. Yang bisa kita lakukan adalah bekerja dan menjalani rute yang semesta berikan kepada kita.

Personal Goal Setting telah banyak membantuku untuk membentuk kehidupan yang aku inginkan. Kalau kamu belum pernah mencoba latihan ini, tidak ada salahnya untuk mencoba. Build the life you want