Hidup Sehat

Apa yang aku pelajari setelah 3 hari puasa juicing

Puasa Ramadhan mah bagi kebanyakan orang sudah biasa, tidak makan dari subuh hingga maghrib atau sekitar 12 jam setiap harinya buat saya pun tidak masalah. Tapi bagaimana kalau puasa juicing? Puasa Juicing adalah kegiatan berpuasa tidak makan dan minuman yang padat, yang diperbolehkan hanyalah cairan saja selama sehari penuh. Dalam puasa juicing kamu tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan padat bahkan pulp atau sari buah. Puasa juicing tidak ada kaitannya dengan kegiatan puasa agama, tapi banyak yang bilang kalau juicing sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Puasa juicing juga berguna untuk mengeluarkan racun-racun di dalam tubuh

Jadi aku pun mencoba untuk puasa juicing selama 3 hari. Jadi apa yang aku pelajari selama 3 hari puasa juicing?

Hari 1 – Super energi

Kita memulai pagi dengan meminum juice di AA Juicery di Tirta Tawar Ubud. Green juice yang terdiri dari campuran bayam, timun, seledri, apel, jahe, limun dan kangkung. Harga Juice untuk ukuran 650ml dipatok di harga 40,000 per botol. Setelah minum yang terasa adalah badan langsung seperti minum 3 gelas redbull, intinya badan jadi super berenergi. Karena juice ini cair maka badan kita langsung menyerap nutrisi dari sayur-sayuran dan buah-buahan yang ada. Kita minum juice di pagi hari sekitar pukul 10:00 pagi, setelah minum jus aku merasa lebih produktif untuk bekerja. Langsung aku tancap ke coworking space dan get shit done. Sekitar pukul 16:00 aku mulai merasa lapar, jadi aku memesan air kelapa utuh. Setelah minum air kelapa aku pun terus bekerja sampai sekitar pukul 19:00 malam. Sebelum pulang kita mampir kembali ke AA Juicery dan membeli juice buah mix seperti buah beet, apel, timun dan parsley. Jujur aku lebih suka rasa dari green juice daripada fruit juice. Sesampai di rumah aku pun mulai merasa cranky dan gak tau mau ngapain. Sebenarnya cranky ini dikarenakan oleh tingginya kadar gula dari juice buah dan juga karena aku terbiasa menghabiskan waktu untuk makan. Karena tidak ada yang bisa aku lakukan setelah sampai di rumah, akhirnya aku memutuskan untuk tidur lebih cepat.

Hari 2 – Wajah cerah bersemi

Aku pikir diwaktu aku bangun, aku bakalan super kelaparan. Tapi yang ada malahan badan terasa segar bugar. Cuman satu yang agak lain dari biasanya, biarpun aku hanya minum jus, aku buang air banyak sekali. Melebihi dari biasanya. Well, ini mungkin efek dari hanya minum jus jadi kotoran-kotoran dalam usus keluar semua. Hari ini kita mencoba untuk minum juice di Wayan Juicery Bar. Aku pun agak kewalahan baca menu juicing dari Wayan Juice Bar karena menunya panjang sekali. Aku pun tetap bertahan dengan memilih juice sayur-sayuran seperti campuran dari parsley, timun, bak choy, lemon dan bayam. Selain itu setelah aku meminum juice, ada sensasi energi yang bikin “wooo wooo” rasanya seperti kalau badan kita ada akinya, akinya diganti dan langsung jreng. Hari ini sebenarnya aku agak khawatir karena aku harus pergi ke Canggu, yang notabene lebih panas dari Ubud. Tapi ya sudahlah, kita tetap mengikuti rencana. Sesampai di Canggu kita pun nongkrong di Petit Gourment di Berawa dan menyempatkan minum juice buah beet walaupun barusan 2 jam yang lalu kita minum 1,5 L juice di Ubud. Aku merasa hari kedua lebih berat daripada hari pertama. Sekitar jam 16:00 lagi -lagi aku merasa lapar dan kita menyempatkan beli air kelapa utuh. Kami juga menyempatkan banyak banyak minum air putih atau infused water. Oke – mungkin aku lebih lapar di hari kedua tapi satu hal yang pasti, wajah ku terlihat lebih bersih dari biasanya. Lagi-lagi sesampai di rumah aku pun menghayal berbagai macam makanan makanan lezat. Tapi aku tidak mau menyerah, jadi aku memutuskan untuk tidur dan memulai hari ke 3

Hari 3 – Detox pun dimulai

Aku terbangun dengan dilanda perasaan sedih, banyak yang bilang selain kamu mengeluarkan racun dalam tubuh kamu pun juga akan mengeluarkan racun dalam pikiran. Lagi-lagi kita pergi ke AA Juicery untuk membeli juice – kali ini kita membeli 2 green juice dan 1 fruit juice. Ada waktu-waktu dimana aku ingin berhenti juicing dan makan makanan padat. Tapi aku urungkan niat dan tetap mendisiplinkan diri untuk terus meminum juice. Aku belajar kalau aku minum juice kurang dari 2L per hari maka aku akan merasa lesu dan lapar. Jadi hari ke 3 aku perbanyak minum air kelapa muda dan juga juice. Setelah sampai di rumah detox pun dimulai, aku banyak menghabiskan waktu di toilet. Setelah banyak buang air, badan ku pun merasa segar.

Apa yang aku pelajari dan apa yang bisa aku sarankan kalau kamu ingin puasa juicing?

  1. Kalau kamu mau mencoba untuk puasa juicing maka kamu harus mempersiapkan fisik dan mental.
  2. Kamu akan terkejut betapa banyak kita menghabiskan waktu untuk makanan. Dari memikirkan mau makan apa, mempersiapkan makan, memesan makanan, menunggu makanan sampai makan makanan itu sendiri. Aku kaget betapa besar pengaruh makanan dalam kehidupanku sehari-hari.
  3. Persiapkan stok di rumah dengan berbagai juice dan juga air kelapa karena malam hari adalah waktu paling rentan dan galau
  4. Minum Juice atau Air Kelapa setidaknya 2L sehari untuk memastikan bahwa kamu punya nutrisi yang cukup
  5. Kalau tiba-tiba kamu buang air besar lebih banyak daripada biasanya, percayalah bahwa itu menandakan proses detox sudah dimulai
  6. Jika kamu mulai mencoba untuk makan -makanan padat maka mulailah dengan makanan lembut seperti oatmeal, bubur atau buah-buahan. Perlahan lahan baru menambah kepadatan makanan

Ada yang pernah puasa juicing sebelumnya? atau tertarik untuk mencoba puasa juicing? silahkan tinggalkan komentar kamu di bawah ini