Travel

Tips terbang nyaman tanpa stress

Buat aku terbang naik pesawat itu harus stress-free (tanpa stress). Mungkin aku agak sedikit trauma dengan namanya naik pesawat jarak jauh dengan berbagai rintangan yang pernah aku alami. (Lain kesempatan aku bakal cerita pengalaman-pengalaman konyol dan bikin stress naik pesawat) Intinya,  karena pengalaman-pengalaman itulah membuat aku harus mempersiapkan diri agar terbang nyaman tanpa stress. Berikut adalah tips dan hack terbang nyaman tanpa stress untuk kalian semua

1.Selalu Web Check In dan print boarding pass sebelum berangkat

Sebelum berangkat, hukumnya wajib buat kamu untuk melakukan web check in. Web check in adalah pokok utama dari terbang nyaman tanpa stress. Kamu bisa melakukan web check-in dari 48 jam hingga 3 jam sebelum keberangkatan. Setelah kamu melakukan web check-in, sangat disarankan buat kamu untuk print boarding pass sehingga kamu bisa menghindari antri berjam-jam di counter check in. Kalau kamu sudah melakukan web check-in, kamu bisa lebih santai untuk berangkat ke airport dan terlebih kalau kamu sudah print boarding pass, kamu bisa langsung naik ke ruang tunggu. Kalau kamu tidak ada bagasi, maka kamu tinggal naik pesawat aja deh. Buat kamu-kamu yang sedikit agak paranoid kalau bagasinya hilang atau tertinggal usahakan untuk tidak pernah bawa lebih banyak dari 2 backpack. Kalau kamu sudah melakukan web check-in, biasanya kamu bisa langsung naik ke pesawat tanpa perlu melalui proses pengecekan berat bawaan kamu. Jadi biarpun bagasimu lebih berat dari 7 kg, tidak ada seorang pun yang akan tau.

Pro tips: Cek regulasi dari tiap maskapai mengenai berapa jumlah barang dan berat yang diperbolehkan untuk dibawa naik ke pesawat.

2. Bawa botol kosong kemana mana

Paling bikin bete kalau kita harus beli air mineral di airport dengan harga lima kali lipat dari harga di warung. Jadi aku biasakan untuk membawa botol kosong sebelum bepergian. Biasanya sebelum melewati security check aku akan mengosongkan air di dalam botol dan setelah lewat security check baru aku akan mencari tempat untuk merefill air minum. Hampir seluruh airport pasti punya tempat minum air gratis. Lagipula kamu akan membantu untuk mengurangi plastik dengan membawa botol sendiri.

3. Bawa selimut atau hammock

Terkadang kalau aku pergi ala backpacker, hukumnya wajib untuk bawa hammock kemana-mana. Sewaktu aku terbang dari Denpasar ke Chennai dan harus transit lama di Kuala Lumpur, aku bersyukur banget bawa hammock. Hammock bisa dipakai untuk jadi selimut atau bantal dadakan. Karena terbuat dari parasut, kain hammock sangat berguna di ruangan dingin seperti di KLIA (Kuala Lumpur International Airport). Kalau kamu tidak punya hammock, kamu juga bisa bawa selimut atau shawl yang terbuat dari pashmina atau fleece.

Pro tips: Gak ada salahnya untuk meminta selimut dari pesawat. Kalau kamu naik pesawat seperti Etihad, terkadang kamu bisa meminta selimut dari pramugari untuk dibawa pulang (Did that! Done that!) Tapi tidak semua pesawat memperbolehkan kamu untuk mengambil barang-barang mereka. Selalu double check dengan pramugari sebelum kamu didenda.

4. Cari tahu lokasi resting area sebelum mendarat di bandara

Karena aku orangnya hobi riset sebelum traveling dan juga menghemat duit, terkadang aku lebih memilih untuk tinggal di bandara daripada harus tidur di hotel kalau transit yang lama. Kalau kamu bepergian ke luar negeri, sempatkan cek Sleeping in Airport, di website ini kamu bisa menemukan tips-tips dimana kamu bisa tidur atau nongkrong di bandara kalau ingin menghemat uang. Kebanyakan setiap bandara internasional memiliki tempat untuk beristirahat, tempat pertama yang akan aku cek adalah Terminal Keberangkatan Internasional, karena biasanya resting area terletak di sekitar terminal ini.

Tunggu dulu! cek juga berapa lama waktu transit kamu, terkadang di beberapa airport internasional mereka punya kebijakan untuk menawarkan voucher menginap di hotel bandara secara gratis. Biasanya voucher ini akan diberikan jika kamu menaiki pesawat yang bukan low-cost dan juga jika waktu transit kamu lebih dari 6 jam. Kalau menginap di hotel tentu bisa membuat penerbangan selanjutnya jadi lebih nyaman.

5. Pesan makanan sebelum terbang

Buat kamu yang vegetarian atau vegan, jangan lupa untuk memesan makanan vegan atau vegetarian sebelum waktunya terbang biar kamu bisa terbang tanpa stress bingung mau makan apa. Untuk beberapa maskapai ada pilihan makanan pada saat kamu membooking pesawat. Tapi untuk maskapai lain, kamu harus menelpon customer service mereka maksimum 1 hari sebelum perjalananmu. Buat yang membooking pesawat low-cost, seperti Air Asia,  sudah jelas biasanya makanan tidak include di dalam harga tiket pesawat jadi bawa bekal seperti sandwich yang mudah di bawa sebelum penerbangan.

6. Pakai pakaian yang santai

Untuk mempermudah security check, biasakan untuk memakai pakaian santai. Hindari menggunakan pakaian yang banyak aksesorisnya seperti sabuk atau juga biasakan tidak memakai aksesoris yang berlebihan. Aku lebih sering menggunakan sandal daripada sepatu karena aku paling bete kalau disuruh bolak balik melepas aksesosir pakaian yang bisa mengaktifkan alarm. Aku biasakan untuk mengeluarkan koin dan barang-barang yang mengandung besi atau metal agar tidak membuat mesin alarm berbunyi, dan barang-barang ini biasanya sudah aku masukkan ke dalam tas supaya tidak tercecer nantinya.

7. Pasang kalender pengingat di smartphone

Lebih sakit ketinggalan pesawat karena lupa jam daripada sakit gigi. Dulu aku pernah ketinggalan pesawat ke Thailand dan akhirnya harus beli tiket pesawat baru di hari itu karena aku salah baca jadwal penerbangan (jam 20:00 aku pikir sama dengan jam 10:00). Setelah kejadian ini aku selalu mengingatkan diri untuk memasang jadwal di kalender kapan waktu penerbanganku. Kalau kamu menggunakan email gmail biasanya Gmail akan langsung mengambil data jadwal penerbangan untuk disimpan di Google Calendar secara otomatis. Tapi biasakan untuk selalu double check jadwal penerbangan kamu dan pastikan untuk memasang alarm 3 jam sebelum waktu keberangkatan.

Bepergian tidak harus stress kalau kamu sudah mempersiapkan dari awal. Punya tips-tips atau pengalaman lain yang bisa kamu bagi?