Travel

Tips jalan-jalan di India secara aman buat perempuan

Sewaktu aku tinggal di India balik tahun 2012, India dihebohkan dengan kejadian pemerkosaan brutal seorang perempuan yang dilakukan oleh sekelompok laki-laki di New Delhi. Semenjak saat itu India jadi sorotan dunia dan banyak perempuan yang akhirnya takut untuk bepergian kesana. India memang bukanlah negara teraman di dunia tapi bukan berarti sebagai seorang perempuan kamu tidak bisa bepergian secara leluasa dan menjelajah India. Selama tinggal disana aku paling suka pergi di waktu weekend untuk mengunjungi kota-kota baru, dan kebanyakan juga aku selalu bepergian sendirian. Jadi inilah tips jalan-jalan di India yang aman buat perempuan. 

1.Percaya pada insting

Pertama-tama selalu percaya pada insting. Waspada adalah prinsip yang harus dipegang teguh jika bepergian kemana-mana, tidak hanya di India. Terkadang disaat kita bepergian, kita terlalu bersemangat dengan suasana baru, orang-orang baru, tempat-tempat baru jadi kita sedikit jadi teledor. Percayalah insting mu, kalau kamu merasa ada yang sedikit aneh segera pergi dari tempat tersebut atau hindari orang-orang yang kamu rasa agak mencurigakan. Jangan gegabah dalam mengambil keputusan. Hindari pergi ke tempat-tempat gelap sendirian. Usahakan juga pulang ke rumah atau hotel sebelum larut malam.  

2. Pilih tempat duduk yang tepat

Untuk transportasi sudah banyak tempat-tempat yang menyediakan fasilitas “female only”. Semisal kalian bepergian menggunakan Metro, cari gerbong female only. Kalau kalian bepergian menggunakan kereta jarak jauh, pesan kereta sleeper dan pilihlah bunk paling atas (upper bunk), kalau kalian bepergian menggunakan overnight bus, pilihlah sleeper single dengan bunk paling atas (upper bunk).

Bersama Andina di Keylong, Ladakh (circa 2013)

3. Beri info kepada teman terdekat dan hotel

Setiap kali aku berangkat sendiri ke kota lain, aku selalu membiasakan untuk pamit dengan teman terdekatku yang tinggal di India bahwa aku akan bepergian ke kota tersebut. Gunanya untuk berjaga-jaga saja. Pernah waktu itu aku sedang berada di salah satu pantai Thiruvananthapuram dan seorang nelayan menawari aku untuk ikutan dia mancing ikan subuh-subuh. Kedengarannya menarik, jadi aku mengiyakan tawaran si nelayan. Gak disangka ternyata yang disebut mancing adalah naik perahu kanoe yang terbuat dari 2 buah blok kayu, dan yang dia bilang mancing adalah menggunakan alat spear gun. Jadi aku memutuskan untuk memberi info kepada teman baikku kalau aku akan bepergian dengan nelayan yang bernama Ibrahim dan aku juga share no telpon si Nelayan dan no telpon hotel dimana aku menginap, aku meninggalkan pesan ke temanku untuk menghubungi hotel jika dia tidak dengar berita dari aku setelah jam 5 sore. (Saat itu aku agak parno emang sih) 

Perahu Kanoe si nelayan speargun

Pada akhirnya sih tidak ada kejadian apa-apa, yang ada aku malah asyik menikmati nonton si Nelayan mancing ikan menggunakan speargun dan juga ikut membantu dia mengumpulkan kerang buat dijual di restoran. Inti dari cerita ini adalah tidak ada ruginya untuk memberitahukan keberadaan kamu kepada orang yang dapat dipercaya disaat kamu ragu. 

4. Tinggal di hostel daripada tinggal sendiri

Kalau memang kamu bepergian sendirian, usahakan tinggal di hostel daripada tinggal di hotel sendirian. Karena kalau kamu tinggal di hostel kemungkinan besar kamu akan bertemu dengan sesama traveler lain dan kalian bisa membuat jadwal trip bareng. Selain bikin trip jadi lebih murah setidaknya kamu ada teman traveling lainnya. Di India, hostel-hostel bisa dibilang cukup bagus dan murah dan juga female friendly. Banyak hostel juga yang menyediakan kamar mix atau kamar khusus perempuan.  Dan lewat hostel kamu juga bisa membooking untuk trip ataupun tiket perjalanan selanjutnya. 

5. Pakai kurti kemana-mana

Wajah orang Indonesia itu mirip dengan orang-orang India timur, seperti di daerah Sikkim atau Nagaland. Jadi kalau kamu memakai pakaian khas orang india seperti Kurti, mereka akan berpikir kalau kamu adalah orang lokal. Kurti adalah pakaian kasual India, bentuknya seperti gamis, biasanya atasan ini memiliki corak warna warni, bawahan celana beserta syal. Keuntungan lain dikira orang lokal adalah kamu bisa mendapat harga lokal juga. Jadi win-win kan?

Pro tips: Kalau ditanya “kamu asalnya dari mana?”  jawab dengan “Sikkim se hoon” (Saya dari Sikkim)

Kurti pakaian traditional India, lupakan turbannya

Bonus: Kedutaan Indonesia di India juga cukup responsive dan juga mereka cukup aktif untuk melakukan perlindungan dan pelayanan buat warga Indonesia. Jadi kalau kalian ke India, simpanlah nomor kedutaan besar India di New Delhi untuk jaga-jaga saja. Kontak KBRI Indonesia adalah di nomor +91-11- 26118642-44 atau email ke newdelhi.kbri@kemlu.go.id