Entrepreneurship

Ilmu dasar berjualan

Jualan selalu dianggap sebagai momok buat banyak orang. Banyak orang yang punya ide bagus, desain produk yang bagus tapi disaat waktunya untuk menukarkan produk/jasa itu dengan uang, banyak yang mandek dikarenakan mereka kurang paham dengan ilmu dasar berjualan.

Berbagai alasan sering kita dengar seperti 

“Ada banyak orang yang menjual produk yang sama, gimana aku bisa bersaing dengan produk yang lain?” 

“ Kayaknya harga yang aku tawarkan kemahalan deh”

“ Aku gak yakin apa orang mau membeli barang ini” 

“ Orang yang jualan itu biasanya suka nipu dan spamming” 

“ Kira-kira mereka mau gak ya bayar aku dengan harga sekian, aku gak mau terdengar kayak orang butuh duit” 

Hayo, berapa banyak kalimat ini yang sering kalian dengar? 

Dalam posting kali ini ada dua hal yang akan dikupas. Pertama adalah mental blok penjual dan yang kedua adalah dasar dasar jualan yang harus dipahami sebelum mulai berjualan.

Mental blok 

Sebelum menyelam tentang bagaimana cara menjual yang benar, pertama tama kita harus mengatasi mental blok dalam berjualan. Mental blok adalah kemandekan disebabkan oleh apa yang ada dipikiran kita. Cara untuk mengatasi mental blok dimulai dari mengubah pernyataan menjadi pertanyaan

Pernyataan seperti “Aku gak bakat jualan” menjadi pertanyaan seperti “bagaimana agar aku bisa berbakat dalam berjualan” 

Mental blok yang sering aku dengar dari pernyataan di atas adalah kebanyakan dari kita tidak merasa percaya diri pada saat menjual sesuatu. Kita harus merubah mindset kita bahwa: kita menjual barang atau jasa bukan semata mata karena kita butuh uang. Kita menjual barang atau jasa karena kita percaya bahwa barang dan jasa ini dapat membuat kehidupan pembeli menjadi lebih baik

Dasar-dasar jualan

PR selanjutnya adalah kamu harus mengenali produk/jasa yang ingin kamu jual. Kamu harus tau empat hal berikut sedetail mungkin 

  • Masalah apa yang ingin kamu atasi? 
  • Siapa yang memiliki masalah tersebut? 
  • Bagaimana barang/jasa itu bisa sampai ke tangan pembeli?
  • Bagaimana barang/jasa mu dapat memecahkan masalah tersebut? 

Masalah apa yang ingin kamu atasi?

Pada hakikatnya manusia menginginkan sesuatu bisa berupa barang atau jasa dikarenakan empat hal berikut. Mungkin ada beberapa varian, tapi pada intinya akan berujung kepada empat masalah dibawah ini.

  1. Ingin menghemat waktu/ memperbanyak waktu
  2. Ingin menghemat uang / memperbanyak uang
  3. Ingin meningkatkan kenyamanan
  4. Ingin meningkatkan status sosial

Siapa orang yang memiliki masalah tersebut

Setiap barang/jasa memiliki target konsumen yang berbeda beda dan setiap target konsumen memiliki masalah yang berbeda beda. Setelah kamu tau hubungan antara konsumen dengan masalah yang dia punya, saat nya kamu mengeksplorasi lebih jauh seperti

  1. Bagaimana mereka menghabiskan waktu sehari hari, terutama dalam hal berkomunikasi
  2. Siapa yang memberikan pengaruh dalam keputusan untuk membeli? (Apakah itu suami? TV? Whatsapp arisan? dst)

Informasi ini sangat penting dalam jualan untuk menentukan channel apa yang paling tepat untuk menjaring pembeli.

Bagaimana barang/jasa dapat sampai ke tangan pembeli?

Setelah kamu tau karakteristik dari pembelimu dan juga tau produkmu maka metode dan prosedur apa yang harus calon pembeli lakukan agar bisa mendapatkan barang. Kamu harus menjelaskan

  1. Harga
  2. Tempat dan metode untuk mendapatkan barang/jasa (datang ke toko/beli online)
  3. Cara pembayaran (transfer/cash/cicilan)
  4. Waktu (waktu pembayaran, waktu pengerjaan dst)

Bagaimana produk/jasa mu dapat memecahkan masalah tersebut? 

Nah ini lebih ke arah fitur dari produk/jasa mu. Setelah mengetahui lebih dalam karakteristik pembeli. Saat nya mencocokkan produk dengan kebutuhan mereka. Fitur akan terus berubah seiring dengan perubahan dinamika pembeli. Maka dari itu sangat penting untuk terus up-to-date dengan trend dan juga keinginan pembeli.

Cara paling gampang adalah memberikan kesempatan pembeli untuk memberikan testimonial. Dengan begini kamu akan tau sebenarnya apa sih yang paling berharga dari produk/jasamu. Masalah apa yang sebenarnya kamu selesaikan

Contoh kasus: Kue Kering Lebaran

Mengingat Lebaran sebentar lagi, Nani ingin menjual kue kering lebaran untuk teman teman kantornya. Nani mendapat ide ini setelah teman teman Nani mencoba kue kering buatan Nani yang dia bawa ke kantor beberapa bulan yang lalu. Mengingat bulan puasa ini bertepatan dengan audit kantor, teman – teman Nani mengeluh karena mereka banyak bekerja lembur dan hampir tidak ada waktu untuk mempersiapkan lebaran.

Nani ingin menjual tiga varian kue: kue nastar, putri salju dan cokelat dengan harga 45,000 per toples. Nani men-share informasi ini di dalam group whatsapp arisan kantor dengan tulisan sebagai berikut

“Halo semua, buat yang gak punya waktu untuk bikin/belaja kue lebaran, bisa pre-order ke saya aja. Saya jual kue kering dengan tiga varian rasa: nastar, putri salju, cokelat. Harga 45,000 per toples, satu toples isi sekitar 50 biji (kalau di mall bisa satu toples 100,000) . Buat ibu-ibu yang berminat bisa pre-order minimal 3 hari sebelumnya via whatsapp. Kue kering lebaran akan saya bawa ke kantor atau bisa dikirim via ojol ke daerah Jakarta Utara aja ya. Pembayaran bisa dilakukan via bank transfer ke xxxxxxx. Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi Nani di xxxxxx”

Masalah apa yang ingin diatasi? 
Mengurangi waktu. mengurangi biaya dan mengurangi keribetan untuk membeli kue kering lebaran (meningkatkan kenyamanan).

Siapa yang memiliki masalah tersebut?
Ibu – ibu yang bekerja di kantor

Bagaimana kue kering bisa sampai ke tangan pembeli
Nani menjelaskan harga, cara pemesanan, waktu pengerjaan dan pengiriman (dibawa di kantor)

Bagaimana kue kering bisa memecahkan masalah?
Dengan kemudahan pemesanan (via whatsapp) dan pengiriman (karena akan dibawa ke kantor) Nani telah mengurangi waktu yang terbuang untuk membeli kue bagi para ibu-ibu di kantor

Contoh di atas adalah contoh sederhana dalam berjualan. Apapun yang kamu jual entah itu kue kering hingga saham. Inti berjualan pun tidak akan berubah. Simak postingan berikutnya mengenai teknik teknik berjualan.