Travel

Tips Mencari Kerja di Bali

So kalian berlibur ke Bali, sudah bosan dengan kemacetan di ibukota dan kalian menginginkan tinggal dan bekerja di pulau eksotis ini. Saatnya mulai mencari kerja di Bali. Tapi bagaimana caranya?

Beberapa orang menanyakan ini ke aku “Mbak Dea, gimana sih cari kerja di Bali? susah ya?” Jawabanku susah susah gampang. Setelah tinggal di Bali, aku rasa cari kerja di Bali gak hanya monoton satu cara, tapi banyak jalannya.

1.Melamar lewat Situs Lowongan Pekerjaan

Cara konvensional adalah melamar pekerjaan lewat job posting seperti yang ada di situs loker seperti JobsDB atau Jobstreet. Ini cara paling umum dilakukan oleh orang-orang. Kesulitannya, lowongan yang ada di situs loker gak selalu sesuai dengan background dan keahlian kamu. Selain itu kamu juga harus bersaing dengan ribuan para jobseeker dari Bali. Sebagai mantan rekruiter, tentunya perusahaan lebih memilih untuk mempekerjakan orang lokal ketimbang orang dari luar pulau karena ada biaya relokasi

2. Bekerja sebagai Freelancer

Banyak juga anak perantauan yang ke Bali memulai karir mereka sebagai freelancer, terutama kalau bakat kamu di bidang fotografi, videografi, desain grafis, marketing, web desain, administrasi atau akuntan Perbedaan antara bekerja untuk perusahaan vs bekerja sebagai freelancer adalah, sebagai freelancer kamu harus selalu aktif mencari pekerjaan. Pekerjaan ini sifatnya pun sebagai proyek satu waktu saja. Jadi semakin gesit kamu mencari pekerjaan, semakin banyak pula kesempatan kamu untuk meraup profit atau gaji yang banyak. Beberapa temanku yang bekerja sebagai freelancer biasanya menggunakan Facebook Group sebagai sarana mencari kerja atau sering hangout di coworking space. Berikut adalah beberapa Facebook group yang bisa dipakai untuk mencari kerja freelance

3. Bekerja sebagai Independent Agent

Dengan begitu banyaknya villa, tur dan properti di Bali, maka setiap bisnis ini biasanya membutuhkan orang yang pintar ilmu marketing untuk menyewakan kamar, atau mencari koneksi untuk sewa maupun penjualan. Biasanya sebagai Independent Agent kamu bisa mendapatkan komisi apabila kamu berhasil mempertemukan bisnis dengan pelanggan mereka. Komisi bisa berkisar antara 5-15% dari harga yang ditawarkan.

4. Sering bergaul lewat berbagai macam meetup

Tidak ada cara paling mudah untuk melamar pekerjaan dengan sering bergaul. Well di Bali orang lebih memilih untuk bekerja dengan orang yang dikenal ketimbang orang asing. Jadi sering-seringlah bergaul dan ikutan acara meetup. Di Bali banyak sekali asosiasi dan juga meetup untuk berbagai macam topik. Biasanya setiap seminggu paling tidak ada sekitar 3-5 meetup yang diselenggarakan di daerah daerah wisata seperti Ubud, Canggu dan Sanur. Meetup bisa macam macam: Dari ketemuan para pebisnis wanita, pengguna bitcoin, meetup fotografi, penikmat makanan dst. Dari ajang meetup ini kamu bisa menggunakan kesempatan untuk sekalian mencari kerja dan mencari tahu apabila ada lowongan yang tersedia. Biasanya ajang meetup dilakukan di coworking space atau terbuka untuk umum melalui event-event di Facebook. Pastikan untuk like dan follow akun facebook page coworking space berikut ini

5. Sempatkan waktu untuk mencari tahu daerah di Bali

Sebelum memilih untuk pindah dan mencari kerja di Bali, aku sarankan untuk menyempatkan waktu tinggal sementara di Bali. Agar kamu bisa tahu kamu lebih suka tinggal di daerah mana, dan mulai beradaptasi dengan keadaan di Bali. Tinggal di Bali itu bisa mahal dan murah tergantung dengan kepintaran kita dalam mengenal daerah tersebut. Bali juga besar dan setiap daerah punya keunikan dan fokus yang berbeda beda. Seperti Ubud terkenal dengan industri spa dan wellness nya sedangkan Seminyak penuh dengan tempat party. Cari tahu daerah mana di Bali yang sesuai dengan lifestyle mu