Bitcoin

Tentang Bitcoin – Mengenal Uang

Bitcoin diciptakan sebagai mata uang baru untuk menggantikan mata uang fiat yang kita gunakan saat ini. Sebelum kita membahas tentang konsep Bitcoin, pertama-tama kita harus membicarakan dulu konsep dari uang karena Bitcoin dan Uang sangat erat kaitanya.

Apa itu Uang?

Uang adalah alat yang digunakan oleh manusia sebagai untuk ditukar dengan barang dan jasa. Uang harus memiliki tiga fungsi utama yaitu

  • Store of Values – Artinya uang harus bisa menyimpan suatu nilai
  • Medium of Exchange – cukup jelas bahwa uang dipergunakan untuk menukarkan barang dan jasa
  • Unit of Account – Sebagai alat hitung. Dengan begitu anda bisa mengetahui nilai dari satu benda dengan yang lain. membuat sesuatu yang konseptual menjadi kongkrit

Uang harus memiliki ketiga sifat diatas tadi dan ketiga sifat tersebut saling berkaitan. Uang pun diesepakati karena uang merepresentasikan sebuah nilai dan ada kepercayaan bahwa nilai tersebut diakui oleh masyarakat.

Peralihan Emas menjadi Uang Fiat

Selama beratus-ratus tahun, uang berevolusi dari menggunakan garam, kerang, senjata hingga logam mulia seperti emas. Emas menjadi alat tukar yang diterima di seluruh dunia selama beratus-ratus tahun. Tapi sayangnya emas memiliki kelemahan yaitu sulit untuk dipecah dan juga rentan untuk dicuri

Sehingga muncullah konsep menggunakan uang kertas. Pada jaman dahulu masyarakat menyimpan emasnya di dalam bank, sebagai gantinya, bank memberikan nota kertas tanda sertifikat kepemilikan emas berupa uang kertas. Artinya kalau di dalam bank ada emas seharga 10juta maka anda akan mendapat pecahan uang kertas senilai 10 juta juga.

Contoh Uang Kertas yang di backing oleh Emas

Namun setelah perang Dunia pertama, negara mulai mencetak nota ini (uang kertas) untuk membiayai perang. Karena sistem makroekonomi yang terjadi di dunia maka pada tahun 1971 akhirnya uang kita tidak lagi di backing oleh emas. Terjadi peralihan masyarakat dari kepercayaan terhadap suatu barang (emas, perak, tembaga) menjadi kepercayaan terhadap orang/entitas (pemerintah). Sistem ini disebut sebagai Uang Fiat. Yaitu Uang yang dihasilkan oleh kepercayaan terhadap pemerintah dan pemerintah adalah orang yang menjamin nilai dari uang tersebut.

Permasalahan Uang Fiat

Karena uang Fiat nilainya ditentukan oleh pemerintah maka uang ini dikontrol dan dikuasai oleh pemerintah itu sendiri. Ada beberapa permasalahan yang timbul

  1. Pemerintah dapat seenaknya menentukan nilai tanpa basis apa apa dan memperbanyak supply uang fiat.

Hal ini bisa kita lihat kasusnya seperti di Zimbabwe pada tahun 2000-an. Uang yang dicetak terlalu banyak dan pemerintah mengklaim nilainya tidak sebanding dengan realita, yang terjadi uang Zimbabwe Dollar nilainya menurun sebanyak 231 juta persen. Sama halnya seperti Venezuela. Uang Venezuela menurun nilainya setiap 52 hari

Uang 100 trillion zimbabwe dollar setara dengan 5,000 Rupiah

Ini sudah hukum supply dan demand

“Semakin banyak barang maka nilainya semakin menurun, semakin sedikit barang maka nilainya semakin naik”

2. Uang Fiat juga sangat rentan untuk dikorupsi.

Semakin dekat jarak anda dengan percetakan uang maka semakin banyak uang yang anda dapatkan. Semakin jauh jarak anda dengan percetakan uang, maka uang yang anda dapatkan nilainya akan semakin menurun disaat anda menerimanya. Sebagai contoh Presiden Maduro Venezuela bergelimang harta disaat negaranya mengalami inflasi tertinggi dalam sejarah di dunia. Disaat uang sudah beredar ke masyarakat, nilainya akan semakin menurun dan daya beli masyarakat pun menurun.

Uang Bolivar Venezuela yang tidak lagi bernilai sehingga dipergunakan untuk jadi prakarya

3. Uang Fiat sangat rentan di salah gunakan

Seperti yang terjadi di krisis moneter 2008 di Amerika Serikat. Bank-bank di Amerika Serikat hampir mengalami kebangkrutan. Sehingga Pemerintah AS memutuskan untuk mencetak uang sebanyak 700 milyar dollar untuk membayarkan hutang dan menyelamatkan bank-bank tersebut.

4. Pemerintah mengontrol supply uang

Siapapun yang mengontrol uang memiliki kekuatan yang luar biasa. Karena Uang Fiat sepenuhnya dikontrol oleh pemerintah maka pemerintah mengontrol kekayaan anda. Pemerintah bisa dalam semalam mengumumkan bahwa uang yang anda punya nilainya tidak ada, sama seperti yang terjadi di India dimana Pemerintah India dalam semalam menyatakan bahwa uang 500 Rupees dan juga 1,000 Rupees tidak lagi akan diterima sebagai mata uang yang sah. Dalam semalam kekayaan jutaan orang India hilang sekejap.

Uang 1,000 dan 500 rupees yang tidak berlaku dalam semalam menjadi bungkus kacang

5. Uang Fiat sekarang 90% bentuknya digital

Dalam arti sekarang pemerintah tidak perlu lagi mengeluarkan usaha untuk menciptakan uang. Tidak perlu lagi mencetak, membayar biaya kertas, percetakan, tinta dan sebagainya. Sekarang percetakan uang bentuknya digital. Hanya berupa angka di dalam komputer. Yang mana ini sangat riskan untuk di salahgunakan. Pemerintah bisa saja mengcopy uang tanpa monitor yang kuat – ini disebut sebagai “double spend” . Double Spend adalah kemungkinan yang akan terjadi dimana uang digital fiat bisa dibelikan lebih dari satu kali. Tidak seperti uang kertas, uang digital sangat mudah untuk dicopy dan dipalsukan.

Dengan model keuangan seperti ini maka kita membutuhkan peran bank sebagai otoritas sentral yang mencatat perpindahan uang dari satu akun ke akun yang lain. Apalagi sekarang mayoritas uang Fiat kita berbentuk digital, jadi bank berperan untuk mengupdate pencatatan transaksi atau yang disebut sebagai ledger. Namun ini tetap saja menjadi problematik karena kekuatan yang tersentralisasi dapat dengan mudah disalahgunakan

Contohnya saja Bank Wells Fargo yang berpura-pura membuat jutaan akun palsu untuk menyelamatkan bank nya. Bank dan Pemerintah tidak dapat lepas dari kemungkinan korupsi dan penyalahgunaan.

Uang fiat adalah teknologi yang sepatutnya diganti, melihat apa yang sudah terjadi di beberapa negara membuktikan bahwa uang fiat sangat mudah untuk bergerak ke arah yang salah sehingga dapat menimbulkan kehancuran perekonomian. Masyarakat menginginkan sebuah uang sejati yang dapat secara tahan lama mempertahankan nilai dari kekayaan mereka

Menciptakan Uang Sejati

Masyarakat mengingikan Uang Sejati atau yang disebut sebagai “sound money” atau “sanum pecuniam”. Uang Sejati atau Sound Money adalah uang yang ditentukan oleh pasar, terbebas dari campur tangan pemerintah atau kepentingan politik – yang mana ini sangat penting untuk keberlangsungan kebebasan manusia. Intinya uang yang anda belanjakan menggunakan Sound Money seharusnya nilainya tidak berubah banyak dalam jangka panjang. Uang yang anda spend seharusnya nilainya tidak menurun disaat anda menggunakannya.

Sound Money adalah bentuk dari kekayan sesungguhnya. Hal ini dicerminkan dengan emas atau perak yang nilainya bertahan dalam jangka waktu yang lama serta memiliki ciri khas dan keunikan serta tingkat kesulitan untuk mendapatkannya. Berbeda dengan kertas atau plastik. Saat ini uang yang beredar nilai nominalnya lebih besar daripada nilai instrinsiknya.

Ciri-ciri Uang Sejati

Uang sejati seharusnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut

Tidak dapat dipalsukan – sudah ada banyak kasus pemalsuan uang fiat yang terjadi di dunia ini. Bahkan emas pun juga mudah untuk dipalsukan

Dapat dipecah – Uang Fiat dapat dipecah maksimum dalam bentuk uang receh tapi tidak bisa lebih kecil daripada itu. Emas pun hampir mustahil untuk dipecah karena bentuknya yang padat.

Dapat di pindah tangankan dengan mudah – Uang fiat saat ini bisa mudah memindahkan dana satu ke dana yang lain melalui mobile banking, internet banking atau kartu kredit. Emas di satu sisi sulit untuk dipindahkan dari satu lemari besi ke lemari besi yang lainnya. Secara teori anda bisa membawa bongkahan emas bersama anda di dalam pesawat tapi sesampainya di tempat tujuan anda harus membayar cukai, asuransi dan sebagainya

Tidak dikuasai oleh satu pihak – Uang fiat saat ini dikuasai oleh pemerintah karena uang fiat adalah uang pemerintah. Emas tidak dikuasai oleh pemerintah namun pergerakannya dimonitor oleh pemerintah, serta supply emas tergantung dari ketersediaan tambang emas

Tahan lama – Emas adalah uang yang tahan lama dan telah bertahan dipergunakan ratusan tahun tapi Uang fiat memiliki siklus hidup kurang lebih sekitar 100 tahun.

Langka – Supply emas terbatas hingga ditemukannya lagi tambang emas yang baru. Sedangkan uang fiat dapat dicetak kapanpun sehingga tidak ada unsur kelangkaannya.

Tidak dapat dimatikan/disensor – Uang fiat dapat dimatikan atau dianggap tidak lagi berlaku oleh pemerintah. Sedangkan emas karena sifatnya yang sulit untuk dipindahtangankan dapat dengan mudah disita.

Membutuhkan usaha untuk menciptakannya – Emas membutuhkan usaha melalui penambangan emas. Sedangkan uang fiat karena bentuknya yang mayoritas digital saat ini tidak perlu usaha yang banyak untuk menciptakannya

Bitcoin: Uang Sejati

Bitcoin berusaha mengisi kekurangan dari uang fiat dan emas. Bitcoin adalah bentuk uang sejati yang sebenarnya sudah dinanti-nanti oleh masyarakat. Dalam blog selanjutnya kita akan mengupas tentang apa itu bitcoin, sejarahnya dan bagaimana bitcoin bisa disebut sebagai bentuk uang sejati. Simak kelanjutannya tentang Bitcoin: Apa itu dan cara kerjanya